Dulu ketika kita kecil, mungkin sebagian dari orang tua kita selalu membacakan dongeng di saat kita menjelang tidur. Pada saat itu kita masih belum merasakan apakah manfaatnya bagi kita. Dengan tenang dan terbayang dalam pikiran kita saat itu, imajinasi yang berkembang sesuai dengan cerita atau dongeng yang di bacakan oleh ibu atau bapak kita. Terbayang dalam pikiran kita saat bagaimana seekor kancil mampu berlari dengan kencangnya saat dirinya akan di terkam oleh si raja hutan (harimau), ketika ibu menceritakan tentang kancil yang mampu mengelabui si raja hutan.
Sebenarnya masih banyak orang tua yang masih kurang menyadari bagaimana dahsyatnya dongeng bagi perkembangan otak dan daya imajinasi anak. Dengan dongeng, otak kanan kita akan banyak berkembang. Dengan dongeng daya imajinasi atau sekarang lebih dikenal daya visualisasi anak akan semakin matang. Daya visualisasi sangatlah penting bagi kesuksesan seseorang. Saat kita masih kecil kita masih belum bisa merasakan manfaatnya. Kini di saat kita telah dewasa, maka daya visualisasi merupakan salah satu faktor penentu kesuksesan kita dalam meraih apa yang kita inginkan. Bukankah ketika kita akan melakukan sebuah rencana bisnis atau sebuah permulaan pekerjaan, kita sering kali terdiam sejenak untuk melakukan rencana bayangan atau lebih tepatnya kita melakukan visualisasi terlebih dahulu atas apa yang akan kita lakukan. Dengan melakukan visualisasi terlebih dahulu, maka kita bisa lebih detil merencanakan sebuah rencana bisnis atau rencana pekerjaan kita. Semakin bagus perencanaan kita , maka kesuksesan akan semakin mudah pula kita raih. Ingatlah pepatah ini "Gagal merencanakan, sama dengan merencakan sebuah kegagalan"
Kini saatnya kita galakkan lagi budaya mendongeng untuk dahsyat daya visualisasi bagi anak kita, sehingga ketika dewasa mereka akan sangat mudah meraih banyak kesuksesan.
No comments:
Post a Comment